Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja

CEO Narsis Digital Printing dalam buku 101 Young CEO

Diposkan: 31 Dec 2013 22:17:42 PM Dibaca: 10882 kali


Ala bisa karena biasa. Pepatah itu sangat tepat ditunjukan bagi Alween Ong, yang tidak memiliki latar belakang pendidikan servis ponsel, namun sukses di bisnis servis ponsel di Medan, Sumatera Utara. Bahkanm wanita kelahiran 1985 ini juga memiliki bisnis digital printing, semua di bawah bendera Alcompany Indonesia dengan total omzet ratusan juta rupiah per bulan.

 
Berasal dari keluarga yang memiliki keadaan ekonomi sulit (ayahnya sudah tiada), Alween berhasil kuliah di Jurusan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara. Setelah kuliah, Alween melakukan apa saja untuk bisa menghasilkan uang. Mulai dari menjual buku-buku bekas pakai, berjualan ikat pinggang, sales kartu kredit, sampai menjadi makelar bagi temannya yang ingin menjual kendaraan. Alween juga menjual telepon selular (ponsel) dengan sistem komisi.
 
Suatu saat pada tahun 2006, ponsel milik temannya rusak. Alween pun mencoba memperbaiki ponsel tersebut. Melihat anak-anak muda sekarang tidak ada yang bisa hidup tanpa ponsel, ia tertarik untuk lebih serius mendalami dunia servis ponsel secara otodidak. Membaca buku, melihat temannya memperbaiki ponsel, sampai otak atik sendiri. Akhirnya Alween pun memperbaiki ponsel rusak dan membuka bisnis reparasi ponsel.
 
Salah satu hal yang meyakinkan Alween untuk membuka bisnis ini adalah bahwa orang-orang tidak selalu beli ponsel baru saat rusak. “Soalnya, biar pun bisa beli yang baru, banyak juga orang yang sayang pada ponselnya. Selain nilai ekonomis, ada nilai sentimental di situ. Orang malas mengganti ponsel bila sejarahnya sangat berarti untuknya. Dan itu berarti peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan,” jelas Alween.
 
Outlet pertama bisnisnya yang disebut Clinic Handphone ia buka di pasar USU, Sumatera Utara. Di outlet ini, Alween one (wo)man show. Semua ia lakukan sendiri, saat ia sakit, tokonya pun tutup. Akan tetapi, pelayanan Alween sangat prima, pelanggannya sangat setia. Plus, saat itu di Medan belum banyak outlet yang fokus hanya pada servis ponsel (kebanyakan jual ponsel). Bisnisnya pun berkembang, ia sudah bisa merekrut staf untuk membantunya. Modal pinjaman Rp8 juta pun ia kembalikan dalam waktu setahun.
 
Tidak puas hanya memiliki bisnis reparasi ponsel, tahun 2009 Alween melihat fenomena anak-anak muda yang suka narsis dan mengekspresikan dirinya dalam bentuk aksesoris. Ia pun p=mendirikan Narsis Digital Printing yang menerima cetak mug, pin, kaus, topi, dan lainnya. Saat ini Narsis Digital Printing juga ditawarkan dalam bentuk kemitraan.
 
Walaupun sudah sukses dengan Clinic Handphone dan Narsis Digital Printing, Alween tidak lupa bagaimana kondisi dirinya sebelum sukses seperti sekarang. Ia membuka pelatihan teknisi servis ponsel bagi orang-orang tidak mampu, dengan tujuan mereka akan membuka jasa servis ponsel mereka sendiri dan mengurangi pengangguran. Alween tidak takut tersaingi, karena persaingan akan membuat siapa pun lebih kreatif. Lagi pula, binaannya bisa bermitra dengannya dalam membeli komponen. Pasar servis ponsel masih luas, siapa yang hari ini tidak punya ponsel?
 
Quick Tips
Temukan masalah yang dihadapi oleh pasar, lalu sediakan solusinya. Pasar akan bersedia membayar untuk menyelesaikan masalahnya, seperti servis ponsel & digital printing Alween.
Jangan berbisnis one man show, karena namanya jadi berdagang dan sulit berkembang. Banyak pedagang kaki lima yang sudah bertahun-tahun jualan tapi jualannya begitu-begitu saja.

http://rahasiabisnispengusaha.blogspot.com/2013/12/ALWEEN-ONG-Mendulang-Untung-dari-Ponsel-Rusak.html



0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Blog Search



ABOUT PERCETAKAN MEDAN

Percetakan Medan didirikan pada 11 November 2009 Terletak di Pusat Kota Medan

Merupakan Sebuah Perusahaan yang Bergerak di Bidang Sablon, Cetak, Offset Digital,

Produksi Merchandise, Souvenir dan Aneka Product Custom

Ingin Belajar Berwirausaha? Ayo jadi Reseller Percetakan Medan

Cek Informasinya di link berikut:

Program Kemitraan Percetakan Medan

STORE 1

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 31 No. 5 & 6 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0821 6108 4420

STORE 2

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 50 No. 1 & 2 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0822 7220 7968

WORKSHOP

Jl. Sei Belutu No. 77 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0877 1331 3810

TESTIMONI

  • Bapak Irwan Surya
  • Alween Ong Perlahan kudekati dia dan bertanya beberapa hal, terkesan sekali dengan sikap nya yang bersahaja, ramah, penuh senyuman dan satu lagi kurasakan ketulusan dari seluruh jawaban jawabannya. Aku tak ragu, nurani berkata, aku bisa memulainya disini, dengan nya, Alween Ong. Lalu secara sekasama kami merencanakan pekerjaan pekerjaan yang kuinginkan, dan Alween melayaniku dengan teliti dan aku percaya aku dapat mempercayainya, instuisi berkata demikian. Dan memang untuk order pertama, aku puas dan aku tetap merasakan ketulusannya. Seketika aku terkesima dengannya, di balik balutan jilbabnya dan baju muslimnya yang khas, dia sangat lincah dan enjoyable, sapaannya hangat, dan sangat bersahabat, aku sangat menikmati bekerjasama dengannya. Kemudian di komunikasi kami berikutnya tak ragu aku menyapa dengan sayang, karena pikirku dia pantas jadi anakku, mungkin dia tak jauh beda dengan usia anak sulungku, aku melihat ketekunan dalam usaha yg dia kerjakan, aku merasakan kasih nya yg memberdayakan orang disabilitas, perlahan aku mengamati bagaimana dia memberi perintah pada pekerjanya yg ternyata tidak bisa bicara, bisu...dan dia tetap dengan senyuman dan guyonannya yang khas, aku suka caranya. Dan pekerjanya nyaman bekerja dengan caranya, dan aku melihat bagaimana dia sendiri coba melayani semua pelanggannya dengan cara yg sama dan kelincahannya, kegesitannya, membuatku terbang pada masa aku masih seusianya.. Memang sekarang bisa dikata aku tak muda lagi, 49 menjelang 50 tahun, sudah tualah atau sedikit tua juga boleh deh. Tetapi yg pasti masih ada banyak semangat yg ingin kutularkan pada anak anak ku, pada sahabat sahabatku yg seusiaku, yg mulai sakit sakitan dan merintih payah..... Jauh dalam benakku yang dulu pernah terbersit, kembali aku mengingatnya seketika kulihat Alween Ong dalam kesehariannya di toko kecilnya, tapi ya ampun....ordernya tidak terhitung. Kemudian pun lewat BBM dia tak sungkan berbagi banyak informasi denganku yang menunjukkan siapa dia dengan banyak kegiatannya, dia share dan mengajak teman teman perduli dengan pengungsi Rohingya, mengajak berbagi kasih dengan mereka, aku nyaman dengan " sharing" annya, dia share acara seminar seminar yang diadakan dimana dia juga berperan didalamnya, dia share pembentukan kepengurusan komunitas usaha dimana dia juga terlibat di dalamnya, aku merasakan setiap energi yang dikeluarkannya, dia mengingatkanku lagi pada masa aku masih sekuat dia. Dan...akhirnya aku memacu diriku mewujudkan kembali mimpiku yang tertunda, kupikir akupun pasti bisa memulainya sekarang di usia senjaku, dan aku putuskan untuk ambil kelasku, corel draw...ah senangnya, di hari pertama aku belajar design kartu nama, dan aku berhasil membuat kartu nama seperti yang aku pikirkan, masih sederhana pasti, aku masih jauh dari jago...tapi aku melihat gairahku untuk berkarya kembali berkobar, karena aku melihat kegesitan nya dan itu memacuku lagi. Aku bersyukur mengenal dia, dan aku berharap banyak anak muda anak bangsaku mau belajar darinya, kerja keras dan berjuang, itulah hidup sebenarnya. Dan dia melayani semua pelanggannya dengan senyum ketulusannya. Aku terkesan dengan kesederhanaannya, dan kealimannya yang tak dapat disembunyikannya, tapi dia tetap Indonesia. Perlahan sambil lalu aku bertanya : dibelakang namamu kenapa ada "Ong" nya....dengan sumringah dia menjawab ku, oh iya ibu...ayahku"cina" ....dia tidak menutupi siapa dia dibalik balutan baju panjang dan jilbabnya yang hangat membalut tubuhnya. Karena dia bekerja untuk dirinya, dan dia berjuang mengekspresikan dirinya sendiri tanpa tergantung kepada orang lain dan tidak akan pernah menganggu orang lain,dia berani dengan identitasnya. Dimasa reformasi yang kita agungkan ini, tapi yang membuat banyak orang kebablasan, bahkan anak bangsa sendiri pun tak lagi menghidupi kebhinekaan...kemajemukan Indonesia, aku bersyukur aku mengenal Alween Ong, aku bangga melihatnya, tanpa banyak bicara dia melakukan saja bagiannya, dan aku merasakan kasih dalam setiap gerakannya. Aku masih order ini dan itu, dan dia dengan sabar mencarikan untuk ku ini dan itu seperti yang kubutuhkan dan kuinginkan, dia berusaha bekerja tepat waktu dan harganya terjangkau....dia gak neko neko...dan aku tetap merasakan ketulusannya Dan sejauh ini, Alween Ong menyemangatiku lagi untuk belajar, belajar, dan menulisi lagi lembar lembarku yang lama tak kusapa, buktinya tulisanku ini, cukup enaklah buat dibaca..iyakan..iyakan....*senyum sendiri* Aku menulis catatan ku ini pukul 00.30 setelah aku menyelesaikan design 2 kartu nama, tadinya aku sudah berdoa dan merencanakan tidurku, tapi pikiranku menggelitiku untuk menulisi catatanku, dan aku duduk lagi dan mulai menuliskannya, menuliskan apa yang lewat di kepalaku sebelum nanti aku lupa. Terimakasih Alween...teruslah berkarya..memberdayakan kaum disabilitas, tersenyum ramah, kerja keras, murah hati dan bersedekah, minimal mimpiku menyeruak kepermukaan untuk kembali minta diwujudkan, entahpun tak sampai matang yang jelas aku sudah memulainya karena aku mengenal dan mengamati kegesitanmu. Jangan lupa makan ya....order boleh banyak, tapi kesehatanmu tetap yang utama Besok besok kalau aku sudah mahir, order boleh berbagikan...karena itu jugalah yang menjadi impiannya, menjadikan banyak wirausahawan yang mandiri lewat lembaga dan komunitas dimana dia aktif sebagai pengurusnya, dia tidak takut disaingi karena dia tidak merasa menjadi pesaing....rejeki orang masing masing, begitu mottonya. Terimakasih Tuhan aku mengenalnya, dan biarlah dia jadi berkat bagi banyak orang dengan caranya. Salut.....buat Alween Ong

    Bu Juliana Silalahi
  • Baru pertama x ny ke narsis digital...
    Awal liat dr lantai 1 tmptny da jd point of interest aja kak, trs seneng duduk di bangku yg disediakan disna smbil baca2 tulisan didinding ny adem, bnyk pelajaran dsna. Islami sekali.. Kakak2 dsna juga ramah... Apalagi td ada kk yg ramaaaah x, lupa nanya namanya kak, yg pertama kk yg agak sedikit tomboy n satu lg kk kk itu enggak pkk bj team narsis, dia meladeni dni dengan sangat baik n ramah ^_^
    Hasil puzzle ny jg bgs... Seneng dengan hasil nya kak. Jd tertatik jd member. Insyaallah nnt dni ksna lg n dftr lgsg jd member narsis heheheh....
    N smg nnt bs ktmu dgn kk n cerita bnyk ma kk....
    Mkin kagum ama ownernya
    Ini hasil cetakan puzzle ny kak...
    Awalny dni bwt ukuran 20x20 ternyata puzzlenya 20x15 klo g slh, untungny dni bw file mentahny, trs kk yg enggak pkk bj team ngasi solusi klo font ny digeser n dibesarin heheheh... Jdny begini, n memuaskan...
    Mksh bwt team narsis digital ^_^

    Andini Fitri Lubis
  • Narsis Mantap ^_^

    Nayla
  • Narsis Bagus Produknya keren-keren dan pastinya gak mengecewakan

    Kiki
Cek Ongkir
Propinsi
Kabupaten
Kecamatan
Berat Gram
LIVE FEED
    Please Like Us

    ORDER TRACKER

    Nomor Order:
    Email:
    Cek Order
    Sablon, Cetak, Offset, UV Printing Cepat dan Murah | Percetakan Medan © 2026. Alcompany Indonesia
    Mobile Site